Gak sengaja membuka-buka binder temen nih, ada salah satu gambar yang lucu banget. Setelah memohon-mohon untuk dibuatin ulang, dy akhirnya bilang "Uda ambil aja gapapa"
YAYY!! Thank You ya @syifanuraisya buat gambaran lucunya dan izin untuk mengeshare di blog ini.
Check it out guys!!
Monday, October 8, 2012
My 18's Birthday
Oke!
Ini adalah ulang tahun pertamaku tanpa keluarga nih, tapi aku dibangunkan oleh telepon dari mereka dan juga ucapan ulang tahun. Momen awal yang cukup mengharukan ..
Overall aku mau bilang Makasih Banyak, Thank You, Gomawo, Arigatou Gozaimasu, Matur Suwun buat semua birthday congratulations dari All of you Guys baik via FB, sms, dan Twitter. Sungguh aku sangat terharu dan bersyukur atas semua yang kalian ucapin dan segala doa yang kalian utarakan :*
Ini adalah ulang tahun pertamaku tanpa keluarga nih, tapi aku dibangunkan oleh telepon dari mereka dan juga ucapan ulang tahun. Momen awal yang cukup mengharukan ..
Overall aku mau bilang Makasih Banyak, Thank You, Gomawo, Arigatou Gozaimasu, Matur Suwun buat semua birthday congratulations dari All of you Guys baik via FB, sms, dan Twitter. Sungguh aku sangat terharu dan bersyukur atas semua yang kalian ucapin dan segala doa yang kalian utarakan :*
Ini Memori-Memori yang Bisa Aku Kumpulin Via Twitter
Nah,
selain itu yang gak aku sangka adalah pada ulang tahun kali ini aku
dapet 3 kue ultah, 2 kue asli dan satu kue virtual. Dari C.IK1 dan dari
kelompok kecil 67. Gak nyangka beneran deh :')
The
Last But Not Least aku dapet kado spesial nih dari Marga "Gak", My
bestfriends : Nurul, Mia, Mo Chan, Ima, Rara. Hadiahnya pas banget pula
dengan yang aku idam-idamin. Makasih banyak ya guys :*
Terima Kasih banyak ya Guys uda mau ngerayain bareng-bareng ultahku yang ke-18 ini. I Love You all So much :* <3 b="b">3>
Nb :
Ucapan spesial dari kakak idola buat aku tahun lalu nih xixixixi
Labels:
Experiences,
Feelings,
Me,
Thoughts
Lukisan Rasa
Selamat pagi
Kubuka mata dan kuputar otak
Terpintas namamu dalam otak
Tergerak ragaku tuk hubungi jiwamu
Tuk mencetak namamu di memoriku
Berharap aku kembali muncul dalam ingatanmu
Suaramu menggema di lorong telingaku
Hangatmu melekat erat dalam kulitku
Matamu terekam indah di setiap pembuluh otakku
Malamku sepi tanpa aksara cintamu
Jika kau izinkan ku berharap
Kuingin rasakan hangatmu
Berdoa tuk mendapatkan sentuhanmu
Korbankan semua tuk bercinta denganmu
Apa yang sedang kurasakan sekarang?
Perasaan semu yang berlalu lalang di hariku
Kekaguman yang meledakkan dadaku
Nafsu cinta yang tak pernah tersampaikan
Atau hanya sebongkah cinta yang begitu menyesakkan
Kubuka mata dan kuputar otak
Terpintas namamu dalam otak
Tergerak ragaku tuk hubungi jiwamu
Tuk mencetak namamu di memoriku
Berharap aku kembali muncul dalam ingatanmu
Suaramu menggema di lorong telingaku
Hangatmu melekat erat dalam kulitku
Matamu terekam indah di setiap pembuluh otakku
Malamku sepi tanpa aksara cintamu
Jika kau izinkan ku berharap
Kuingin rasakan hangatmu
Berdoa tuk mendapatkan sentuhanmu
Korbankan semua tuk bercinta denganmu
Apa yang sedang kurasakan sekarang?
Perasaan semu yang berlalu lalang di hariku
Kekaguman yang meledakkan dadaku
Nafsu cinta yang tak pernah tersampaikan
Atau hanya sebongkah cinta yang begitu menyesakkan
Friday, October 5, 2012
Blog di Mata Seorang Bibin
Blog Gue >> Curahan Hati Pemudi Galau
Satu kalimat di atas aku kira uda menggambarkan semuanya ..
Buat aku, blog adalah sebuah wadah buat kita ngelampiasin semuanya
Gak ada larangan buat kita tuk menggalau, menangis, marah, bahkan "memaki dan mengumpat"
Eittss, tapi tunggu dulu .. tanda petik di atas sengaja aku bold karena itu penting banget ..
memaki dan mengumpat di sini harus dengan cara yang halus dan bersahaja ..
Hari gini kayaknya uda gak zaman deh balita, anak muda, anak gaul, anak alay, anak tua, dan anak-anak yang lainnya masih suka frontal dalam hal maki memaki dan caci mencaci di social media. Apalagi menggunakan kata-kata jorok dan gak sopan.
Banyak kata-kata bijaksana nih di dunia ini yang bisa untuk "memaki dan mengumpat" seseorang atau sesuatu
Galau adalah hal yang kini menjadi trend pemuda pemudi di Indonesia abad ini. Rasanya kalo gak galau itu gak gaul, bener gak sih?
Galau itu gak salah lho, asik aja malah karena disitulah kita belajar buat memahami suatu masalah.
Nah tapi banyak banget nih galauers galauers yang gak bisa ngelampiasin kegalauannya dan berakhir dengan nangis di pojokan kamar ato sesenggukan di bantal. Aduuhhh~ kayaknya kok miris banget <---- berkaca pada diri sendiri
Nah akhirnya aku nemuin nih cara ampuh buat jadi korban kegalauan gue, dan tadaaaa~ BLOG!!
Lumayan kan mungkin aja si do'i ngebaca dan akhirnya ngerasa gitu
Ato ada temen-temen senasib seperjuangan yang akhirnya bisa saling berjuang menghadapi kehidupan yang terlalu kejam bagi para galauers
So, Happy reading Happy Galau-ing and Happy Rise-ing~
Satu kalimat di atas aku kira uda menggambarkan semuanya ..
Buat aku, blog adalah sebuah wadah buat kita ngelampiasin semuanya
Gak ada larangan buat kita tuk menggalau, menangis, marah, bahkan "memaki dan mengumpat"
Eittss, tapi tunggu dulu .. tanda petik di atas sengaja aku bold karena itu penting banget ..
memaki dan mengumpat di sini harus dengan cara yang halus dan bersahaja ..
Hari gini kayaknya uda gak zaman deh balita, anak muda, anak gaul, anak alay, anak tua, dan anak-anak yang lainnya masih suka frontal dalam hal maki memaki dan caci mencaci di social media. Apalagi menggunakan kata-kata jorok dan gak sopan.
Banyak kata-kata bijaksana nih di dunia ini yang bisa untuk "memaki dan mengumpat" seseorang atau sesuatu
Galau adalah hal yang kini menjadi trend pemuda pemudi di Indonesia abad ini. Rasanya kalo gak galau itu gak gaul, bener gak sih?
Galau itu gak salah lho, asik aja malah karena disitulah kita belajar buat memahami suatu masalah.
Nah tapi banyak banget nih galauers galauers yang gak bisa ngelampiasin kegalauannya dan berakhir dengan nangis di pojokan kamar ato sesenggukan di bantal. Aduuhhh~ kayaknya kok miris banget <---- berkaca pada diri sendiri
Nah akhirnya aku nemuin nih cara ampuh buat jadi korban kegalauan gue, dan tadaaaa~ BLOG!!
Lumayan kan mungkin aja si do'i ngebaca dan akhirnya ngerasa gitu
Ato ada temen-temen senasib seperjuangan yang akhirnya bisa saling berjuang menghadapi kehidupan yang terlalu kejam bagi para galauers
So, Happy reading Happy Galau-ing and Happy Rise-ing~
Thursday, October 4, 2012
- 07 : 27 am -
Banyak sekali hal lucu di dunia ini
Seperti yang kulakukan pagi ini
Menangis tanpa sebab
Dengan hati kesepian
Tanpa tahu siapa yang kutangisi
Lelaki mana yang berhak kutangisi
Apa yang sebenarnya kutangisi
Kesendirian
Kesepian
Atau lelaki brengsek di masa lalu?
Yang telah memaksaku merobek hatiku sendiri
Hingga kututup paksa hatiku
Lucu ..
Aku biasa menangis saat petang
Saat pergantian siang dan malam
Saat rasa sepi mulai merasuki ubun-ubun
Tapi kini ..
Aku melakukannya di 07 : 27 am
Aku merasakannya di 07 : 27 am
Saat aku memulai hariku
Dunia benar-benar dipenuhi lelucon konyol
Seperti yang kulakukan pagi ini
Menangis tanpa sebab
Dengan hati kesepian
Tanpa tahu siapa yang kutangisi
Lelaki mana yang berhak kutangisi
Apa yang sebenarnya kutangisi
Kesendirian
Kesepian
Atau lelaki brengsek di masa lalu?
Yang telah memaksaku merobek hatiku sendiri
Hingga kututup paksa hatiku
Lucu ..
Aku biasa menangis saat petang
Saat pergantian siang dan malam
Saat rasa sepi mulai merasuki ubun-ubun
Tapi kini ..
Aku melakukannya di 07 : 27 am
Aku merasakannya di 07 : 27 am
Saat aku memulai hariku
Dunia benar-benar dipenuhi lelucon konyol
Di Kala Hujan
Kududuk di teras rumah tempatku kini bernaung
Ditemani buku catatan pemberian sahabatku tersayang dan sebuah pena
Handphone tergeletak dalam diam di meja tepat di hadapanku seakan menunggu sebuah getaran muncul sebagai penanda pesan dari sahabatku datang
Di hadapanku terhampar atap rumah yang kini menyesaki kota yang kudiami
Awan kelabu membentang indah di angkasa dan hujan membasahi bumi perlahan tapi pasti
Di sudut mataku terlihat tiga orang anak sedang bermain di atap rumah mereka menyambut hujan, merasakan nikmat, dan membiarkan tubuh mereka basah sambil sesekali memanggilku, melambaikan tangan mungil mereka yang membuatku ikut melambaikan tangan sebagai pertanda bahwa aku mendengar teriakan kebahagiaan yang mereka alunkan
Di sisi lain suara bambu yang dipukul dengan kayu ikut meramaikan sore ini
Para penjual bakso kelling terus berusaha menembus hujan sambil mencari nafkah tuk orang terkasih yang menunggu di rumah dan berharap mereka bisa menyalurkan sedikit kehangatan dari bakso hangat yang mereka jual kepada para pembelinya
Hujan ..
Ahh~ rasanya sudah lama aku tak menikmatinya
Menikmati ciptaan kesegaran milik Tuhan yang menerpa tubuh dan memberikan kesejukan tiada tara
Kesejukannya merasuk ke tulang sambil membawa rasa tenang ikut bersamanya
Menikmati kesejukan dan fenomena yang sudah lama kuacuhkan dengan kesibukan duniawiku yang terus bertambah
Di sore ini ..
Hujanku tuk pertama kalinya datang setelah lama menghilang tertelan kehidupan manusiawiku
Ditemani buku catatan pemberian sahabatku tersayang dan sebuah pena
Handphone tergeletak dalam diam di meja tepat di hadapanku seakan menunggu sebuah getaran muncul sebagai penanda pesan dari sahabatku datang
Di hadapanku terhampar atap rumah yang kini menyesaki kota yang kudiami
Awan kelabu membentang indah di angkasa dan hujan membasahi bumi perlahan tapi pasti
Di sudut mataku terlihat tiga orang anak sedang bermain di atap rumah mereka menyambut hujan, merasakan nikmat, dan membiarkan tubuh mereka basah sambil sesekali memanggilku, melambaikan tangan mungil mereka yang membuatku ikut melambaikan tangan sebagai pertanda bahwa aku mendengar teriakan kebahagiaan yang mereka alunkan
Di sisi lain suara bambu yang dipukul dengan kayu ikut meramaikan sore ini
Para penjual bakso kelling terus berusaha menembus hujan sambil mencari nafkah tuk orang terkasih yang menunggu di rumah dan berharap mereka bisa menyalurkan sedikit kehangatan dari bakso hangat yang mereka jual kepada para pembelinya
Hujan ..
Ahh~ rasanya sudah lama aku tak menikmatinya
Menikmati ciptaan kesegaran milik Tuhan yang menerpa tubuh dan memberikan kesejukan tiada tara
Kesejukannya merasuk ke tulang sambil membawa rasa tenang ikut bersamanya
Menikmati kesejukan dan fenomena yang sudah lama kuacuhkan dengan kesibukan duniawiku yang terus bertambah
Di sore ini ..
Hujanku tuk pertama kalinya datang setelah lama menghilang tertelan kehidupan manusiawiku
Labels:
Experiences,
Feelings,
Thoughts
Kimi Ni Todoke
Cinta itu tak perlu kontak raga tuk merasakannya
Bila cinta itu datang cinta itu yang akan menghangatkanmu
Bila cinta itu datang cinta itu yang akan memelukmu
Saat kau sedang jatuh cinta, bukan dekapan tangannya yang melumerkan tubuhmu
Tapi darah yang mengalir deras dalam tubuhnyalah yang melakukannya
Saat kau butuh kehangatan
Mata, jantung, hati, dan senyumnya yang akan memelukmu dengan erat
Kini kumulai mengerti
Bahwa cinta itu tidak datang dari hubungan badan
Kini ku sedikit memahami
Bahwa bukan cinta bila datang dari sentuhan badan
Tetapi nafsulah yang menyelimuti kami
Sentuhan ragawi hanyalah pelengkap
Karena bila cinta itu telah masuk ke kehidupan kita, cinta itulah yang akan menghangatkanmu
Kau tahu ..
Kini bebanku terangkat seutuhnya setelah ku memahami
Lukaku terobati saat aku memaknai dan menyadari
Karena kini ku memahami kehangatan itu
Karena kini ku megerti kehangatan itu
Dan karena kini ku telah melepasmu ..
Malaikatku ..
Terima Kasih Kimi Ni Todoke
Karena telah ajarkanku tentang cinta dengan cara yang lembut
Terima Kasih Malaikatku
Karena pernah singgah di hidupku, memberiku kesempatan tuk dengarkan nyanyian indahmu, memberiku waktu tuk kenali sosokmu
Kini aku telah merelakanmu pergi Malaikatku
Kembali ke tempat dimana seharusnya kau berada
Bila cinta itu datang cinta itu yang akan menghangatkanmu
Bila cinta itu datang cinta itu yang akan memelukmu
Saat kau sedang jatuh cinta, bukan dekapan tangannya yang melumerkan tubuhmu
Tapi darah yang mengalir deras dalam tubuhnyalah yang melakukannya
Saat kau butuh kehangatan
Mata, jantung, hati, dan senyumnya yang akan memelukmu dengan erat
Kini kumulai mengerti
Bahwa cinta itu tidak datang dari hubungan badan
Kini ku sedikit memahami
Bahwa bukan cinta bila datang dari sentuhan badan
Tetapi nafsulah yang menyelimuti kami
Sentuhan ragawi hanyalah pelengkap
Karena bila cinta itu telah masuk ke kehidupan kita, cinta itulah yang akan menghangatkanmu
Kau tahu ..
Kini bebanku terangkat seutuhnya setelah ku memahami
Lukaku terobati saat aku memaknai dan menyadari
Karena kini ku memahami kehangatan itu
Karena kini ku megerti kehangatan itu
Dan karena kini ku telah melepasmu ..
Malaikatku ..
Terima Kasih Kimi Ni Todoke
Karena telah ajarkanku tentang cinta dengan cara yang lembut
Terima Kasih Malaikatku
Karena pernah singgah di hidupku, memberiku kesempatan tuk dengarkan nyanyian indahmu, memberiku waktu tuk kenali sosokmu
Kini aku telah merelakanmu pergi Malaikatku
Kembali ke tempat dimana seharusnya kau berada
Seorang teman merekomendasikan film Kimi Ni Todoke padaku, she said that it's a great film. So I watched it.
For me, it's not just a great film but IT'S AN AMAZING FILM. Film ini banyak sekali memberikan jawaban atas pertanyaan - pertanyaan yang terus menghantuiku perihal cinta.
Wednesday, October 3, 2012
Tumpukan Pertanyaan
Jika cinta sejati itu memang ada
Mengapa ada begitu banyak perceraian di dunia?
Jika cinta itu suci
Mengapa ada begitu banyak penghianatan?
Jika lelaki dan perempuan dikodratkan tuk bercinta
Mengapa aku tak pernah merasakannya barang sekali saja?
Mengapa aku tak menemukan lelaki yang menganggapku seorang perempuan
Seorang teman berkata padaku, "Kamu yang tidak pernah merasakan dicintai ataukah kamu yang tidak pernah menyadari adanya cinta yang datang?"
Siapa yang disalahkan atas ini?
Tuhankah yang begitu kejam
Waktukah yang belum memberi kesempatan
Ataukah aku yang kurang peka dan sengaja menutup hatiku?
Benarkah cinta sejati itu ada?
Apakah lelaki memiliki ketulusan di hatinya?
Ataukah semua hanya dongeng kanak-kanak belaka?
Jika aku terus menutup hatiku
Adakah suatu hari nanti seorang lelaki mengetuk dan membukanya dengan sopan dan dipenuhi ketulusan di hatinya
dengan keinginan untuk menjaga hati yang sudah dipenuhi sayatan
Jika aku mencoba membuka hatiku kembali sendiri
Akankah dia akan disayat kembali
Disayat bahkan sebelum dia dilindungi
Benarkah jodoh itu ada?
Kemanakah aku harus mencarinya?
Dimanakah aku harus mencari disaat aku sudah lelah berlari
Apakah cinta lelaki dan perempuan itu ada?
Atau yang ada hanya nafsu yang mengatasnamakan dirinya cinta?
Mengapa ada begitu banyak perceraian di dunia?
Jika cinta itu suci
Mengapa ada begitu banyak penghianatan?
Jika lelaki dan perempuan dikodratkan tuk bercinta
Mengapa aku tak pernah merasakannya barang sekali saja?
Mengapa aku tak menemukan lelaki yang menganggapku seorang perempuan
Seorang teman berkata padaku, "Kamu yang tidak pernah merasakan dicintai ataukah kamu yang tidak pernah menyadari adanya cinta yang datang?"
Siapa yang disalahkan atas ini?
Tuhankah yang begitu kejam
Waktukah yang belum memberi kesempatan
Ataukah aku yang kurang peka dan sengaja menutup hatiku?
Benarkah cinta sejati itu ada?
Apakah lelaki memiliki ketulusan di hatinya?
Ataukah semua hanya dongeng kanak-kanak belaka?
Jika aku terus menutup hatiku
Adakah suatu hari nanti seorang lelaki mengetuk dan membukanya dengan sopan dan dipenuhi ketulusan di hatinya
dengan keinginan untuk menjaga hati yang sudah dipenuhi sayatan
Jika aku mencoba membuka hatiku kembali sendiri
Akankah dia akan disayat kembali
Disayat bahkan sebelum dia dilindungi
Benarkah jodoh itu ada?
Kemanakah aku harus mencarinya?
Dimanakah aku harus mencari disaat aku sudah lelah berlari
Apakah cinta lelaki dan perempuan itu ada?
Atau yang ada hanya nafsu yang mengatasnamakan dirinya cinta?
Tuesday, October 2, 2012
Cinta Itu .. Tak Kumengerti ..
Terdiam di relung sepiku
Mamaksa otakku tuk putar memori lampau
Kenangan itu terlalu kuat
Hati terlalu enggan menghapus yang telah tercetak
Bukankah kita bertolak belakang?
Bukankah beribu pebedaan melekat diantara kita?
Bisakah kau jelaskan padaku
Apa yang buat tawa kita menyatu dalam kebahagiaan
Apa yang buat tangismu sangat memilukan hatiku
Apa yang buat suaramu mengisi ruang sepiku
Di memoriku, kita saling mencaci
Di memoriku, terlalu banyak sindiran pelik terucap
Tapi hatiku, tak bisa melepasmu
Hatiku ..
Terlalu menyedihkan tanpamu
Buat aku mengerti
Apa yang buat kita berpegang tangan
Jelaskan padaku apa yang buat hati kita satu
Beri aku makna tentang perbedaan yang menjadikan satu
Karena sungguh aku tak pernah mengerti
Apa yang mengikat jiwa kita
Buat aku mengerti
Sahabatku ..
Yang tak penah bisa kulupa
Yang tercetak tinta emas di hatiku
Mamaksa otakku tuk putar memori lampau
Kenangan itu terlalu kuat
Hati terlalu enggan menghapus yang telah tercetak
Bukankah kita bertolak belakang?
Bukankah beribu pebedaan melekat diantara kita?
Bisakah kau jelaskan padaku
Apa yang buat tawa kita menyatu dalam kebahagiaan
Apa yang buat tangismu sangat memilukan hatiku
Apa yang buat suaramu mengisi ruang sepiku
Di memoriku, kita saling mencaci
Di memoriku, terlalu banyak sindiran pelik terucap
Tapi hatiku, tak bisa melepasmu
Hatiku ..
Terlalu menyedihkan tanpamu
Buat aku mengerti
Apa yang buat kita berpegang tangan
Jelaskan padaku apa yang buat hati kita satu
Beri aku makna tentang perbedaan yang menjadikan satu
Karena sungguh aku tak pernah mengerti
Apa yang mengikat jiwa kita
Buat aku mengerti
Sahabatku ..
Yang tak penah bisa kulupa
Yang tercetak tinta emas di hatiku
Dedicated to My Lovely Best Friennds who I miss so much
Subscribe to:
Posts (Atom)






